Loading...

PWMP, Jadikan Lulusan STPP Bernilai Plus

01:49 WIB | Monday, 04-December-2017 | Nusantara | Penulis : Gesha

Program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP) kini sudah masuk tahap pengembangan. STPP Bogor pun memamerkan kreasinya di Pekan Inovasi PWMP, beberapa waktu lalu. Salah satunya produk berbahan baku rosella.

 

Pernah merasakan teh bunga rosella? Tanaman bunga ini sudah dikenal lama dan diteliti pakar kesehatan sebagai antibiotik hingga ramuan tradisional untuk menurunkan hipertensi. Di tangan kreatif taruna STPP Bogor, bunga rosella tak hanya diolah menjadi teh, tapi dikreasikan dengan cokelat menjadi cokelat bar. Ada juga yang ditambahkan dengan selasih menjadi minuman kesehatan bernama Rainella

 

Dua olahan dari rosella tersebut menjadi salah satu dari sekian banyaknya kreasi taruna STPP Bogor yang ikut serta dalam Pekan Inovasi Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian yang berlangsung di Kementerian Pertanian, beberapa waktu lalu

 

Salah satu pembimbing PWMP, Widapradyana menuturkan, STPP Bogor menampilkan added value product  dari pertanian dan peternakan. Mislanya, olahan minuman kemasan, telur puyuh, cokelat rosella dan lain sebagainya. “Semuanya olahan yang memberikan nilai tambah dari pertanian. Misalnya daun singkong yang biasa dijual perkilogram dengan harga murah. Tapi dengan menjadi olahan yang cantik, kekinian, harganya bisa beberapa kali lipat," tuturnya. 

 

Tak hanya olahan yang kreatif, ide packaging juga dipikirkan betul karena diharapkan bisa menarik minat pembeli produk STPP Bogor.

 

Pendampingan Wirausaha

 

Untuk diketahui, Program PWMP di STPP Bogor telah memasuki periode ketiga yang merupakan tahapan pengembangan lanjut dari produk. STPP Bogor bahkan sampai menyiapkan hari khusus untuk menggeluti PWMP. "Kita khususkan pada Jumat, Sabtu, Minggu. Disitulah mereka diterjunkan langsung ke lapangan beserta pembimbingnya melihat secara langsung budidaya sampai added value product,"  tuturnya. 

 

Hingga kini sudah ada dua angkatan PWMP dari STPP Bogor yaitu tahun 2016 dan 2017. Setiap angkatan setidaknya ada 50 kelompok usaha dengan keunggulan produknya masing-masing.  Adanya PWMP ini diharapkan bisa menjadi sarana praktek secara tidak langsung. "Kami juga ada topik PKL Agribisnis, disitulah kami sinergikan dengan PWMP. Dimana mereka belajar secara langsung agribisnis," katanya. 

 

Wida menambahkan sebelum peserta menekuni kewirausahaanya tersebut, dilakukan presentasi mengenai bussiness plan. Karena itu, pihaknya akan memverifikasi terlebih dulu agar produknya bisa berkembang di masa depan.

 

Program PWMP pun tak hanya diikuti oleh STPP Bogor saja tetapi juga alumni perguruan tinggi yang bekerjasama dengan STPP Bogor seperti IPB, Universitas Lampung dan Universitas Padjajaran. Adapun modal usaha yang diberikan kepada setiap kelompok peserta PWMP mahasiswa STPP Medan dan siswa SMK-PP senilai Rp 15 juta sedangkan modal usaha untuk alumni sarjana pertanian senilai Rp 35 juta.  Gsh

 

 

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162