Loading...

Mars Inc Bangun Fasilitas Penelitian Kakao di Sulawesi Selatan

16:07 WIB | Monday, 20-November-2017 | Kebun, Komoditi | Penulis : Julianto

Indonesia merupakan produsen kakao nomor tiga terbesar di dunia. Salah satu wilayah terbesar penghasil kakao adalah Pulau Sulawesi, terutama di Sulawesi Selatan.

 

Bertempat di Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan atau lebih sering disebut Pangkep, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) melakukan Peletakan Batu Pertama Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Kakao Mars Indonesia, akhir pekan lalu.

 

Frank Mars selaku pemilik sekaligus pendiri Mars. Inc mengungkapkan, tujuan pembangunan fasilitas penelitian kakao ini pada intinya untuk meningkatkan produksi kakao secara menyeluruh. “Kebutuhan dunia akan kakao terus meningkat. Hal ini merupakan tantangan tersendiri bagi Indonesia yang merupakan penghasil kakao,” ujarnya.

 

Karena itu Frank berpendapat, peningkatan produktivitas menjadi hal yang mutlak. Dengan berdirinya fasilitas ini, Frank berharap, mampu meningkatkan produktifitas 3 kali lipat atau lebih dari 3 ton/ha yang sebelumnya kurang dari 1 ton/ha. Sejalan dengan upaya Kementerian Pertanian, Frank juga mendorong generasi muda untuk terlibat dalam perkebunan dan usaha kakao.

 

Selain peningkatan produksi, pemerintah juga mengupayakan peningkatan mutu produk pertanian. Wapres Jusuf Kalla mendukung pembangunan fasilitas penelitian ini. Dengan fasilitas ini diharapkan mendukung upaya peningkatan nilai tambah agar mampu meningkatan daya saing produk di pasar global.

 

Produktivitas yang masih di bawah beberapa negara dengan produksi total di atas Indonesia dianggap oleh Kalla sebagai potensi tersendiri bagi Indonesia. “Kalau produktivitas mampu mencapai 2 ton/ha, produksi kakao Indonesia saya rasa mampu melewati negara di atas kita,” ujarnya.

 

Sementara itu Amran Sulaiman mengatakan, pihaknya terus berupaya meningkatkan produksi dan kualitas kakao. Untuk kebutuhan bibit, pemerintah akan menyiapkan 30 juta batang, lengkap dengan pupuknya. “Yang jelas Sulawesi yang paling besar,” ujarnya.

 

Saat ini Indonesia menduduki peringkat 3 dunia dan terus meningkatkan produksi dan kulitas agar mampu mendongkrak peringkat di dunia. Pulau Sulawesi sebagai wilayah penghasil kakao terbesar di Indonesia atau lebih dari 50% kakao dihasilkan dari Pulau Celebes ini. Dengan mayoritas kakao dihasilkan dari perkebunan rakyat, industri kakao menjadi penting untuk menggerakkan perekonomian masyarakat. Yul

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162